Wajah Ojol Demo Bela Nadiem di Sidang Dakwaan Tipikor
Uptodai.com - Ratusan pengendara ojol demo bela Nadiem Makarim di depan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, pada Senin (5/1/2026). Massa aksi datang mengenakan jaket identitas profesi mereka sebagai bentuk dukungan moral yang kuat menjelang agenda sidang perdana.
Dukungan tersebut ditujukan kepada Nadiem yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan pendidikan. Kehadiran para pekerja sektor informal ini sontak menarik perhatian publik, menunjukkan adanya ikatan emosional dan profesional antara Nadiem dan komunitas yang ia representasikan.
Alasan Ojol Demo Bela Nadiem: Ekosistem Ekonomi Digital
Para pengendara ojol menyampaikan bahwa dukungan mereka bukan sekadar solidaritas, melainkan apresiasi atas peran Nadiem dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif dan digital di Indonesia. Mereka menilai, sosok Nadiem memiliki kontribusi signifikan dalam membuka peluang kerja baru yang masif, termasuk bagi pekerja sektor informal seperti mereka.
Dalam orasi singkat yang disampaikan, mereka menyoroti bagaimana kebijakan yang berfokus pada transformasi digital telah menciptakan lapangan pekerjaan yang fleksibel. Dampak positif ini dirasakan langsung oleh ribuan pengemudi di seluruh penjuru ibu kota dan daerah lainnya.
Massa aksi membawa sejumlah poster dan spanduk yang bertuliskan seruan keadilan. Beberapa di antaranya berbunyi, “Usut Tuntas, Jangan Politisasi Hukum,” dan “Kami Bersama Nadiem.”
Suara Keadilan dan Permintaan Proses Hukum yang Objektif
Dengan tertib, massa aksi berdiri berjejer di sepanjang pagar Pengadilan Tipikor sambil menyampaikan aspirasi mereka. Mereka secara lantang menyuarakan harapan agar proses hukum yang berjalan dapat berlangsung jujur, transparan, dan bebas dari intervensi politik.
Selain menyampaikan dukungan, para peserta aksi juga menyerukan agar masyarakat tidak terburu-buru memberikan stigma negatif sebelum proses persidangan selesai. Mereka percaya bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan peradilan yang objektif dan adil, sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap di meja hijau.
Aksi damai ini berlangsung di bawah pengawasan ketat aparat kepolisian yang bersiaga di lokasi. Walaupun ada keramaian, agenda sidang perdana Nadiem Makarim tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pengadilan.
Sebagai simbol dukungan yang tak terucapkan, deretan karangan bunga juga terlihat berjejer rapi di depan pagar pengadilan. Karangan bunga tersebut datang dari berbagai pihak, baik individu maupun komunitas, yang turut memberikan semangat moral kepada Nadiem menjelang pembacaan dakwaan atas kasus korupsi Chromebook.
Massa ojol tersebut sesekali menyampaikan doa agar majelis hakim dapat memutus perkara secara objektif, berpegangan teguh pada bukti dan fakta persidangan yang ada. Solidaritas yang ditunjukkan oleh komunitas pekerja digital ini menjadi cerminan bagaimana tokoh publik dapat memiliki ikatan kuat dengan basis pendukungnya di sektor riil.