Uptodai.com - Perayaan Barcelona juara La Liga musim 2025/2026 mengubah wajah kota Catalan menjadi lautan manusia berwarna merah dan biru pada Senin (11/5/2026). Ribuan suporter tumpah ruah ke jalanan demi memberikan penghormatan kepada skuat asuhan Hansi Flick yang sukses mempertahankan takhta tertinggi sepak bola Spanyol.

Para pemain dan staf kepelatihan tampak berdiri di atas bus terbuka yang melintasi jalur-jalur utama kota dengan penuh suka cita. Sorak-sorai penggemar terus menggema sepanjang rute parade sebagai bentuk apresiasi atas dominasi total Blaugrana di kompetisi domestik musim ini.

Dominasi Blaugrana dan Kemenangan Manis di El Clasico

Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena Barcelona memastikan gelar juara setelah menumbangkan rival abadi mereka, Real Madrid. Pertandingan penentu yang berlangsung pada Minggu (10/5/2026) tersebut berakhir dengan skor meyakinkan 2-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.

Marcus Rashford dan Ferran Torres muncul sebagai pahlawan kemenangan lewat gol-gol krusial yang mereka sarangkan ke gawang Los Blancos. Hasil positif ini sekaligus mengunci koleksi 91 poin bagi Barcelona di puncak klasemen sementara Liga Spanyol.

Dengan menyisakan tiga pertandingan lagi, keunggulan 14 angka atas Real Madrid di posisi kedua sudah tidak mungkin lagi terkejar oleh tim manapun. Hansi Flick berhasil membuktikan tangan dinginnya dalam meramu strategi yang membuat Barca tampil sangat konsisten sepanjang musim.

Camp Nou Baru dan Rekor Sempurna di Kandang

Titik awal parade kemenangan FC Barcelona ini bermula dari Stadion Camp Nou yang legendaris. Stadion kebanggaan warga Catalan tersebut baru saja selesai menjalani renovasi besar-besaran dan mulai beroperasi penuh sejak November tahun lalu.

Semenjak stadion dibuka kembali, Barcelona mencatatkan rekor yang sangat impresif dengan tidak pernah terkalahkan di hadapan publik sendiri dalam kompetisi domestik. Keangkeran Camp Nou versi baru ini menjadi faktor kunci yang memuluskan langkah mereka merengkuh trofi La Liga ke-29.

Selain merayakan gelar liga, manajemen klub juga memamerkan trofi Supercopa de España yang mereka raih pada awal tahun ini. Gelar tersebut didapat setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor tipis 3-2 dalam laga final yang sangat dramatis pada Januari lalu.

Dampak Kekalahan bagi Real Madrid dan Era Baru Flick

Kemenangan beruntun Barcelona atas Madrid musim ini membawa dampak signifikan bagi internal sang rival. Kekalahan menyakitkan di ajang Supercopa de España sebelumnya bahkan memicu berakhirnya masa jabatan Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid.

Alonso tercatat hanya menjabat selama lebih dari tujuh bulan sebelum akhirnya manajemen Los Blancos memutuskan untuk melakukan penyegaran di kursi kepelatihan. Sementara itu, Barcelona justru semakin solid dan menunjukkan taringnya sebagai penguasa baru di daratan Spanyol.

Pesta juara kali ini menandai era baru kejayaan Barcelona di bawah kepemimpinan pelatih asal Jerman, Hansi Flick. Dengan komposisi skuat yang lapar akan gelar, Blaugrana diprediksi akan terus mendominasi kompetisi domestik maupun Eropa pada musim-musim mendatang.