Uptodai.com - Komitmen Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah semakin nyata. Dalam langkah strategis terbarunya, BRI Perkuat Investasi UMKM Batam melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Koperasi dan UMKM serta Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Sinergi ini bertujuan utama untuk memperluas akses permodalan dan memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam ekosistem investasi yang lebih besar. Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan realisasi investasi, sekaligus memastikan UMKM Batam memiliki daya saing yang tinggi di tingkat regional maupun global.

Kolaborasi Strategis BRI dan Pemangku Kepentingan di Batam

Penandatanganan MoU penting ini terlaksana dalam rangkaian acara bergengsi Batam Investment Gala: Economic Transformation Through Investment. Kegiatan tersebut digelar di Batam pada Kamis (29/1/2026) pekan lalu, menandai fokus pemerintah dan lembaga keuangan terhadap potensi Batam.

Sejumlah pejabat tinggi turut hadir dan menyaksikan langsung seremoni tersebut. Mereka termasuk Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu, serta Kepala BP Batam Amsakar Achmad.

Dari pihak BRI, Direktur Corporate Banking Riko Tasmaya dan Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya hadir untuk menegaskan dukungan penuh perseroan. BRI secara spesifik menandatangani dua MoU krusial dalam kesempatan tersebut.

MoU pertama mencakup Pemanfaatan Produk dan Layanan Perbankan untuk mendukung kebutuhan transaksi dan pembiayaan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Sementara itu, MoU kedua yang ditandatangani bersama Kementerian UMKM dan BP Batam berfokus pada Perluasan Akses Permodalan dan Investasi untuk UMKM di kawasan tersebut.

Mengapa Batam Menjadi Fokus Utama Investasi?

Keputusan untuk memfokuskan kolaborasi di Batam didasarkan pada keunggulan strategis wilayah tersebut. Batam dikenal memiliki keunggulan kompetitif pada industri manufaktur yang berbasis ekspor.

Posisi geografis Batam sangat strategis karena berdekatan langsung dengan Singapura, menjadikannya gerbang penting dalam jalur perdagangan global. Didukung oleh statusnya sebagai kawasan perdagangan bebas, Batam memainkan peran vital dalam meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia secara menyeluruh.

Seiring dengan peningkatan investasi yang terus mengalir dan pembangunan infrastruktur yang masif, sektor-sektor penunjang lainnya juga menunjukkan pertumbuhan solid. Sektor logistik, perdagangan, dan jasa di Batam kini menjadi tulang punggung yang kuat bagi perekonomian lokal.

Komitmen BRI Dukung Ekosistem Investasi Holistik

Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan manifestasi dari komitmen perseroan. BRI bertekad memperkuat ekosistem investasi dan meningkatkan peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi.

Riko menegaskan bahwa BRI ingin berkontribusi lebih aktif dalam mendukung realisasi investasi di daerah. Ia menekankan pentingnya membangun konektivitas investasi yang utuh, mulai dari hulu hingga hilir.

“Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan, BRI berkomitmen membangun konektivitas investasi yang utuh,” ujar Riko Tasmaya dalam keterangan resminya. “Konektivitas ini dimulai dari masuknya Foreign Direct Investment (FDI), penguatan kawasan industri, hingga pemberdayaan UMKM sebagai bagian integral dari rantai nilai ekonomi.”

BRI memandang UMKM bukan hanya sekadar penerima pembiayaan semata, tetapi sebagai mitra strategis yang setara. Keterlibatan UMKM dinilai krusial dalam menciptakan ekosistem investasi yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Kemitraan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif. Dengan demikian, dukungan pembiayaan dan layanan perbankan BRI akan disalurkan secara optimal guna mendukung kebutuhan investor dan pelaku usaha di seluruh segmen, dari korporasi besar hingga UMKM mikro.