Batam Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi, Airlangga Lantik Deputi
Uptodai.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi Batam agar semakin kompetitif di kancah global. Langkah strategis ini diambil guna memastikan kawasan tersebut mampu menarik investasi besar secara berkelanjutan di tengah persaingan ekonomi internasional.
Airlangga menekankan bahwa Batam memiliki potensi geografis yang sangat strategis sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan penyempurnaan ekosistem bisnis agar lebih ramah terhadap para investor dari berbagai belahan dunia.
Penguatan Struktur Organisasi BP Batam untuk Akselerasi Ekonomi
Sebagai bagian dari strategi penguatan internal, Airlangga Hartarto secara resmi melantik jajaran Anggota atau Deputi baru Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Jumat (13/3/2026). Para pejabat yang dilantik meliputi Syarlin Joyo sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Fary Djemy Francis sebagai Deputi Bidang Investasi, dan Denny Tondano sebagai Deputi Bidang Pengusahaan.
Penunjukan wajah-wajah baru ini bertujuan untuk menciptakan sistem kerja yang lebih lincah dan responsif terhadap dinamika pasar global. Airlangga berharap jajaran deputi ini dapat langsung bergerak cepat dalam mengeksekusi berbagai proyek strategis yang telah direncanakan sebelumnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya tata kelola pengusahaan yang efisien, cepat, transparan, serta akuntabel di lingkungan BP Batam. Kepastian hukum dan kemudahan birokrasi menjadi kunci utama agar para pelaku usaha merasa nyaman menanamkan modal jangka panjang di kawasan ini.
Mendorong Batam Menjadi Pemain Utama Industri Semikonduktor
Salah satu visi besar yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto adalah menjadikan Batam sebagai pusat industri teknologi masa depan. Airlangga menegaskan bahwa pengembangan industri semikonduktor akan menjadi tulang punggung transformasi ekonomi Indonesia yang berbasis informasi dan teknologi tinggi.
Sektor semikonduktor dipilih karena memiliki nilai tambah yang sangat signifikan dan permintaan pasar dunia yang terus melonjak setiap tahunnya. Dengan masuknya investasi di bidang ini, Batam diharapkan tidak hanya menjadi pusat manufaktur, tetapi juga pusat inovasi teknologi terdepan di Asia Tenggara.
Keberhasilan pengembangan industri ini diyakini akan memberikan dampak domino yang positif bagi kesejahteraan masyarakat luas. Peningkatan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata regional serta penyerapan tenaga kerja terampil menjadi target utama yang ingin dicapai oleh pemerintah pusat.
Dukungan Regulasi dan Integrasi Perizinan Satu Pintu
Untuk memuluskan ambisi tersebut, pemerintah telah menyiapkan landasan hukum yang kuat melalui perubahan empat Peraturan Pemerintah (PP). Regulasi baru ini dirancang khusus untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi BP Batam dalam mengelola kawasan tanpa hambatan birokrasi yang berbelit-belit.
Airlangga juga telah menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait untuk memberikan dukungan penuh kepada BP Batam dalam memfasilitasi kebutuhan investor. Integrasi perizinan berusaha kini difokuskan melalui satu pintu agar prosesnya menjadi jauh lebih cepat dan transparan bagi semua pihak.
Melalui sinergi yang kuat antara internal BP Batam dan seluruh pemangku kepentingan, kawasan ini optimis dapat bersaing dengan pusat ekonomi di negara tetangga. Transformasi digital dan penguatan infrastruktur berstandar internasional akan terus dipacu guna mewujudkan visi besar Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru dunia.