Kerry Riza Minta Keadilan Prabowo di Kasus Korupsi Pertamina
Uptodai.com - Kasus korupsi Pertamina Kerry Riza kini menjadi sorotan publik setelah terdakwa Muhammad Kerry Adrianto Riza menyampaikan pernyataan mengejutkan usai persidangan. Putra dari pengusaha Riza Chalid ini memberikan tanggapan langsung setelah mendengarkan pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum. Ia bersikeras bahwa dirinya tidak memiliki peran dalam skandal yang merugikan negara tersebut.
Perkara ini berakar pada dugaan penyimpangan tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero) beserta Subholding dan KKKS. Dugaan praktik lancung tersebut dilaporkan terjadi sepanjang periode 2018 hingga 2023. Kerry muncul sebagai salah satu sosok yang terseret dalam pusaran kasus besar di sektor energi nasional ini.
Berbicara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kerry menegaskan posisi hukumnya di hadapan awak media. Ia menyatakan bahwa seluruh fakta yang muncul selama persidangan justru menguntungkan dirinya. Menurutnya, tidak ada satu pun bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan aktifnya.
Klaim Tidak Terlibat dalam Kasus Korupsi Pertamina Kerry Riza
Muhammad Kerry Adrianto Riza mengungkapkan bahwa keterangan para saksi di persidangan menjadi bukti otentik ketidakterlibatannya. Ia menyebutkan bahwa para saksi yang dihadirkan secara konsisten memberikan pernyataan yang membebaskan namanya dari tuduhan. Hal ini menjadi dasar utama bagi dirinya untuk menuntut pembebasan dari segala jeratan hukum.
Ia menegaskan bahwa setiap proses yang berjalan di pengadilan seharusnya mempertimbangkan kesaksian tersebut secara mendalam. Kerry merasa ada ketidaksesuaian antara fakta di ruang sidang dengan tuntutan yang diarahkan kepadanya. Oleh karena itu, ia secara terbuka menyuarakan keberatan atas proses hukum yang tengah ia jalani saat ini.
Kekecewaan tampak jelas saat Kerry menjelaskan bagaimana namanya terseret dalam kasus tata kelola minyak mentah ini. Ia berulang kali menekankan bahwa integritas fakta persidangan harus menjadi rujukan utama bagi majelis hakim. Kerry berharap hakim dapat melihat secara jernih posisi kasusnya sebelum menjatuhkan vonis akhir.
Permohonan Keadilan kepada Presiden Prabowo Subianto
Selain memberikan klarifikasi hukum, Kerry juga membawa aspirasinya kepada pucuk pimpinan negara. Ia secara khusus meminta Presiden Prabowo Subianto untuk memperhatikan jalannya kasus korupsi Pertamina Kerry Riza ini. Kerry menaruh harapan besar pada kepemimpinan nasional yang baru untuk menjamin tegaknya keadilan tanpa intervensi.
Ia memuji sosok Presiden Prabowo sebagai seorang negarawan yang hebat dan memiliki kebijaksanaan tinggi dalam memimpin bangsa. Kerry meyakini bahwa Presiden Prabowo tidak akan membiarkan adanya praktik kriminalisasi terhadap warga negara di bawah kepemimpinannya. Permohonan ini ia sampaikan dengan harapan ada peninjauan kasus secara lebih objektif.
Menurut Kerry, situasi yang ia hadapi saat ini membutuhkan perhatian serius agar tidak terjadi kesalahan dalam penegakan hukum. Ia menginginkan agar kasus ini tidak hanya dilihat dari sisi administratif, tetapi juga dari kebenaran materiil yang muncul di persidangan. Hal ini dianggap penting untuk menjaga marwah institusi hukum di Indonesia.
Menutup pernyataannya, Kerry kembali memohon doa dan dukungan agar keadilan benar-benar berpihak kepada pihak yang benar. Ia menyerahkan seluruh hasil akhir proses ini kepada Tuhan Yang Maha Esa sembari tetap berupaya menempuh jalur hukum yang tersedia. Kerry berharap Allah senantiasa melindungi langkahnya dalam mencari kebenaran di meja hijau.