Uptodai.com - PT PLN (Persero) telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam upaya pemulihan pasca bencana, khususnya dengan memastikan PLN Kesiapan Listrik Huntara Aceh Tamiang bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor. Langkah cepat ini merupakan bagian integral dari program pemerintah untuk menyediakan hunian yang layak dan fungsional.

Untuk mendukung layanan vital ini, PLN menyiagakan setidaknya 60 personel khusus di lokasi. Tim ini bertugas penuh waktu memastikan penyambungan dan pengoperasian listrik berjalan andal, serta merespons kebutuhan mendesak dari para penghuni baru secara cepat.

Kehadiran infrastruktur kelistrikan yang cepat dan memadai ini merupakan bagian integral dari pelaksanaan program Danantara. Kecepatan respons ini segera menuai pujian dari berbagai pihak yang terlibat langsung dalam penanganan bencana di lokasi.

Apresiasi Atas Kecepatan PLN Kesiapan Listrik Huntara Aceh Tamiang

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, secara langsung mengapresiasi gerak cepat dan sinergitas yang ditunjukkan PLN bersama lintas pihak. Beliau menekankan pentingnya menyiapkan Hunian Sementara (Huntara) agar segera layak huni bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

“Saya ucapkan terima kasih kepada tim PLN yang telah bertindak cepat dan bersinergi dengan berbagai pihak,” ujar Bima Arya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/1/2026). Ia menambahkan, berkat kerja keras ini, warga kini dapat segera menikmati penerangan yang sangat dibutuhkan di hunian sementara mereka.

Apresiasi serupa juga datang dari Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas. Menurut Rohan, kehadiran listrik di setiap unit Huntara adalah bukti nyata kehadiran negara dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana.

“PLN luar biasa, mereka bekerja siang malam untuk instalasi baru ini,” ungkap Rohan. Ia bahkan memberikan pujian tinggi, menyebut jaringan berhasil dipasang dalam waktu kurang dari dua minggu. Kecepatan instalasi ini menunjukkan dedikasi tinggi tim di lapangan.

Komitmen Nasional PLN Melalui Program Danantara

Menanggapi pujian tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa penyambungan listrik yang cepat adalah bagian dari komitmen perusahaan. Hal ini sejalan dengan mandat pemerintah yang diemban melalui program Danantara untuk pemulihan daerah terdampak.

Darmawan menjelaskan, PLN menyiapkan sistem kelistrikan sekaligus menugaskan personel khusus untuk memastikan layanan beroperasi andal sejak awal. Secara nasional, PLN mendukung penyediaan listrik untuk sekitar 15.000 unit hunian di tiga provinsi lokasi Huntara.

Khusus di Aceh Tamiang, layanan listrik disiapkan untuk 600 unit Huntara. Dukungan ini juga mencakup fasilitas umum yang tersedia di kompleks hunian tersebut. Darmawan menekankan pentingnya keandalan listrik sebagai fondasi pemulihan kehidupan masyarakat pasca bencana.

Detail Infrastruktur Kelistrikan di Aceh Tamiang

General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, memaparkan detail teknis infrastruktur kelistrikan di lokasi. Ia menjelaskan bahwa sistem di Huntara Aceh Tamiang dirancang fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan spesifik hunian.

Meskipun daya terpasang sementara saat ini sebesar 219 kilovolt ampere (kVA), PLN telah menyiapkan kapasitas hingga 600 kVA. Kapasitas besar ini didukung oleh dua unit trafo berkapasitas 250 kVA dan satu trafo 100 kVA.

Selain itu, PLN juga telah memasang 59 tiang listrik baru untuk menopang jaringan. Jaringan kabel yang terbentang untuk menyalurkan daya mencapai panjang 3.628 meter, memastikan distribusi merata ke seluruh unit Huntara.

Sejalan dengan upaya tersebut, PLN terus mempercepat pembangunan serta penyambungan jaringan listrik. Fokusnya tidak hanya pada Huntara, tetapi juga untuk Rumah Hunian Permanen (RHP) di wilayah terdampak, memastikan pemulihan infrastruktur berjalan menyeluruh.