Uptodai.com - Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno wafat pada Senin pagi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Tokoh militer sekaligus negarawan senior ini mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 06.58 WIB, 2 Maret 2026. Kabar duka ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan seluruh rakyat Indonesia.

Informasi mengenai berpulangnya Try Sutrisno pertama kali dikonfirmasi oleh Mayor Jenderal Purnawirawan Doktor Komaruddin Simanjuntak. Selaku Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Komaruddin terus memantau kondisi kesehatan almarhum selama menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Beliau menyampaikan bahwa Try Sutrisno telah berjuang melawan sakitnya sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.

Lokasi Rumah Duka Try Sutrisno di Menteng

Pihak keluarga besar almarhum segera menyiapkan prosesi persemayaman setelah kabar duka tersebut tersiar luas ke publik. Jenazah Try Sutrisno rencananya akan dimandikan terlebih dahulu di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto sebelum diberangkatkan menuju kediaman pribadi. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh prosesi awal berjalan dengan khidmat dan sesuai dengan protokol kesehatan serta tradisi militer.

Selanjutnya, jenazah akan dibawa menuju rumah duka yang berlokasi di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat. Lokasi ini merupakan kediaman bersejarah tempat almarhum menghabiskan masa purnatugasnya setelah mengabdi puluhan tahun untuk negara. Sejumlah kerabat, kolega, dan tokoh nasional mulai tampak bersiap memberikan penghormatan terakhir di lokasi tersebut.

Permohonan Doa untuk Try Sutrisno Meninggal Dunia

Melalui pesan singkat yang beredar, keluarga besar almarhum menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat Indonesia. Mereka berharap segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidup, baik yang disengaja maupun tidak, dapat dimaafkan. Pihak keluarga juga memohon doa agar amal ibadah sosok yang dikenal sangat santun ini diterima di sisi Allah SWT.

“Kami mohon doa dari bapak ibu sekalian agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” tulis pesan resmi dari pihak keluarga. Kepergian beliau tidak hanya menjadi kehilangan besar bagi keluarga, tetapi juga bagi bangsa yang pernah dipimpinnya dengan penuh dedikasi. Semangat pengabdian Try Sutrisno diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa dalam menjaga persatuan.

Profil Singkat dan Pengabdian Wapres Ke-6 RI

Try Sutrisno merupakan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 yang menjabat pada periode 1993 hingga 1998 mendampingi Presiden Soeharto. Sebelum terjun ke dunia politik tingkat tinggi, ia memiliki karier militer yang sangat cemerlang di lingkungan TNI Angkatan Darat. Puncak karier militernya tercapai saat ia dipercaya menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

Selama masa jabatannya, ia dikenal sebagai sosok yang sangat loyal dan memiliki disiplin tinggi khas prajurit sejati yang berwibawa. Banyak kebijakan strategis di bidang pertahanan dan keamanan nasional lahir dari pemikirannya yang tajam dan visioner. Dedikasinya terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap terjaga dengan konsisten hingga usia senjanya.

Kabar mengenai Try Sutrisno meninggal dunia ini langsung memicu gelombang ucapan duka cita di berbagai platform media sosial. Tokoh-tokoh nasional dan pejabat negara dijadwalkan akan melayat ke rumah duka di kawasan Menteng sepanjang hari ini. Bendera setengah tiang kemungkinan besar akan dikibarkan sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini.