Top! Wamen Viva Yoga Perkuat Dorongan Nanas Komoditas Unggulan
Uptodai.com - Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi terus memberikan Dorongan Nanas Komoditas Unggulan yang berasal dari kawasan transmigrasi. Upaya serius ini ia tegaskan saat melakukan kunjungan dan dialog dengan para petani di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Pekanbaru, Kampar, Provinsi Riau.
Pertemuan yang berlangsung pada 17 Januari 2026 tersebut menjadi wadah penting untuk mendengarkan langsung tantangan yang dihadapi petani. Salah satu isu krusial yang mengemuka adalah masalah kepastian lahan yang mereka olah untuk budidaya komoditas nanas.
Tantangan Petani dan Isu Kepastian Lahan
Dalam dialog tersebut, seorang perwakilan petani nanas bernama Sendo Naminrova menyampaikan kekhawatiran mendalam mengenai status kepemilikan lahan. Ia menjelaskan bahwa di Desa Rimbo Panjang, terdapat area budidaya nanas yang sangat luas, mencapai 108 hektare.
Namun demikian, lahan tersebut bukanlah milik pribadi para petani, melainkan milik pihak lain yang sewaktu-waktu dapat ditarik kembali. Para petani nanas di sana sangat membutuhkan kepastian hukum atas lahan yang telah mereka garap dan jadikan sumber penghidupan.
Sendo menambahkan bahwa total ada 38 petani nanas yang menggantungkan hidupnya di desa yang berada di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, tersebut. Budidaya nanas ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.
“Dari menanam nanas inilah kami bisa menyekolahkan anak-anak,” ujar Sendo, menekankan betapa pentingnya komoditas ini bagi kesejahteraan keluarga. Ia berharap pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi dapat memikirkan solusi jangka panjang terkait lahan yang mereka olah.
Reforma Agraria Transmigrasi Jadi Solusi Kepastian
Menanggapi keluhan vital dari para petani, Viva Yoga Mauladi menjelaskan bahwa Kementerian Transmigrasi telah mendapatkan amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Mandat tersebut berfokus pada percepatan program Reforma Agraria Transmigrasi.
Program ini bertujuan untuk memberikan kepastian tanah kepada rakyat melalui skema transmigrasi karya nusa atau transmigrasi lokal. Lahan yang diserahkan kepada masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai aset fisik, tetapi juga sebagai sumber ekonomi yang nyata untuk meningkatkan pendapatan.
“Jadi yang belum memiliki lahan bisa ikut program transmigrasi. Tanah yang diberikan bukan sekadar lahan, melainkan juga sebagai sumber ekonomi untuk meningkatkan pendapatan rakyat,” terang Viva Yoga, menjanjikan solusi yang berorientasi pada kesejahteraan.
Kampar, Sentra Utama Dorongan Nanas Komoditas Unggulan
Viva Yoga mengaku sangat gembira melihat potensi besar yang dimiliki Kabupaten Kampar. Daerah ini telah menjelma menjadi sentra nanas yang sangat produktif, bahkan memiliki tiga desa sentra utama yang luas lahannya mencapai ribuan hektare.
Tiga desa yang menjadi pusat produksi nanas tersebut meliputi Rimbo Panjang, Pagaruyung, dan Kualu Nenas. Produktivitas di wilayah ini tergolong tinggi, di mana lahan seluas 1 hektare saja mampu menghasilkan hingga 19.000 buah nanas.
Dengan harga jual rata-rata mencapai Rp 6.000 per buah, potensi pendapatan dari komoditas ini sangat besar dan menjanjikan. Angka tersebut menunjukkan bahwa nanas memang layak mendapat status sebagai komoditas unggulan nasional.
Pengembangan Hilirisasi Melalui Rumah Produksi Nanas
Untuk lebih memberdayakan petani dan mengoptimalkan hasil panen, BPPMT Pekanbaru turut menggelar Festival Nanas. Acara ini mengusung tema ‘Pengembangan Komoditas Nanas sebagai Produk Unggulan di Kawasan Transmigrasi’.
Dalam festival tersebut, disajikan berbagai produk olahan nanas yang menunjukkan potensi hilirisasi komoditas ini. Mulai dari sirup, dodol, keripik, hingga jajanan tradisional, semua dipamerkan sebagai bukti keragaman produk turunan nanas.
Lebih jauh, Viva Yoga memastikan bahwa Kementerian Transmigrasi telah menyusun perencanaan strategis untuk mengembangkan komoditas ini melalui program rumah produksi nanas. Rencana ini menjadi bukti konkret dari keseriusan pemerintah dalam memperkuat Dorongan Nanas Komoditas Unggulan di kawasan transmigrasi.