Uptodai.com - Makdous, hidangan khas Levant (kawasan Mediterania Timur) yang terbuat dari terong ungu kecil, telah lama menjadi primadona di meja makan. Makanan yang diawetkan dalam rendaman minyak zaitun ini dikenal memiliki cita rasa gurih, sedikit pedas, dan aroma yang sangat harum. Biasanya, Makdous disajikan sebagai meze (hidangan pembuka) atau pendamping roti pipih.

Meskipun terlihat seperti hidangan rumit, Makdous sebenarnya bisa dibuat di rumah dengan hasil yang memuaskan. Namun, kunci suksesnya terletak pada detail proses agar rasanya autentik, gurihnya nendang, dan yang paling penting, awet disimpan hingga berbulan-bulan. Berikut adalah tips membuat Makdous tahan lama yang wajib Anda ikuti.

Tips Membuat Makdous Tahan Lama dan Beraroma Khas

Kualitas Makdous sangat bergantung pada bagaimana kita mengelola kelembapan terong sebelum proses pengawetan. Jika terong masih mengandung banyak air, Makdous akan cepat basi dan rasanya kurang maksimal. Empat langkah berikut akan memastikan Makdous buatan Anda sukses total.

1. Seleksi Terong Berukuran Seragam dan Proses Pengeluaran Air

Langkah pertama yang krusial adalah memilih terong yang tepat. Pilihlah terong ungu yang ukurannya kecil dan seragam. Terong yang kecil cenderung memiliki biji yang lebih sedikit, daging yang padat, serta mudah matang secara merata saat direbus.

Setelah terong direbus hingga empuk namun masih kokoh, proses pengeluaran air harus dilakukan dengan serius. Tiriskan terong, lalu taburi sedikit garam pada bagian yang telah dibelah. Kemudian, letakkan terong di bawah beban berat (misalnya, papan kayu dengan pemberat di atasnya) selama minimal 24 hingga 48 jam.

Teknik penekanan ini sangat penting. Air yang keluar dari terong akan diminimalisir, sehingga mencegah pertumbuhan bakteri dan memastikan Makdous Anda memiliki umur simpan yang panjang. Terong yang kering juga akan lebih mudah menyerap bumbu isian.

2. Pastikan Isian Makdous Halus dan Seimbang

Isian Makdous umumnya terdiri dari kenari (walnut), bawang putih segar, dan bubuk cabai merah. Untuk mendapatkan rasa yang autentik, pastikan kenari yang digunakan masih renyah dan tidak apek. Anda bisa memanggang kenari sebentar tanpa minyak untuk mengeluarkan aroma khasnya.

Semua bahan isian ini wajib dicincang atau dihaluskan hingga teksturnya mudah dimasukkan ke dalam rongga terong. Perbandingan yang seimbang antara kenari, bawang putih, dan cabai akan menghasilkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis yang khas Timur Tengah.

Gunakan bawang putih dalam jumlah yang cukup banyak karena ini adalah sumber utama aroma yang ‘nendang’ pada Makdous. Isian yang padat dan kering juga membantu menjaga struktur terong agar tidak lembek saat terendam minyak.

3. Gunakan Minyak Zaitun Extra Virgin Berkualitas Tinggi

Minyak zaitun bukan hanya berfungsi sebagai media perendam, tetapi juga merupakan agen pengawet alami yang paling penting dalam Makdous. Untuk mendapatkan aroma yang paling harum dan rasa yang kaya, gunakan minyak zaitun extra virgin (EVOO).

Minyak zaitun jenis ini memiliki titik asap rendah namun rasa buah yang kuat, yang akan meresap sempurna ke dalam terong seiring berjalannya waktu. Pastikan minyak yang Anda gunakan adalah minyak baru, bukan minyak bekas pakai, untuk menjamin keawetan dan kualitas rasa.

Minyak zaitun yang digunakan harus benar-benar menutupi seluruh permukaan Makdous di dalam wadah. Tidak ada bagian terong yang boleh terpapar udara, karena hal itu dapat memicu oksidasi dan mempercepat pembusukan.

4. Sterilisasi Wadah dan Teknik Penyimpanan yang Tepat

Setelah Makdous selesai diisi dan direndam, teknik penyimpanan menjadi penentu utama daya tahannya. Selalu gunakan wadah kaca yang telah disterilkan. Sterilisasi dapat dilakukan dengan merebus wadah kaca dalam air mendidih selama beberapa menit, lalu mengeringkannya sepenuhnya.

Wadah yang steril memastikan tidak ada kontaminasi bakteri dari luar. Setelah Makdous dimasukkan dan direndam minyak, tutup wadah rapat-rapat.

Simpan Makdous di tempat yang sejuk dan gelap, seperti lemari dapur atau pantry. Makdous yang dibuat dengan benar justru akan semakin nikmat setelah disimpan selama beberapa minggu. Rasa bumbu akan menyatu sempurna dengan terong dan minyak zaitun, menciptakan kelezatan yang tiada tara.