Layanan Mbak Dewi Polres Sragen Bantu Mobil Listrik Kehabisan Daya
Uptodai.com - Layanan Mbak Dewi Polres Sragen menjadi solusi inovatif bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik saat melintasi wilayah Jawa Tengah. Program yang diinisiasi oleh Satlantas Polres Sragen ini bertujuan untuk mengantisipasi kendala teknis pada mobil listrik, terutama saat terjadi kemacetan panjang. Kehadiran layanan ini memberikan ketenangan bagi pemilik EV yang khawatir akan keterbatasan infrastruktur pengisian daya di jalur mudik.
Nama “Mbak Dewi” sendiri merupakan akronim dari Mobile Bakti Digital Electric Vehicle Way Incident. Inovasi ini resmi meluncur untuk memperkuat pengamanan selama masa Operasi Ketupat Candi 2026. Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjaga kelancaran arus lalu lintas. Sragen merupakan salah satu titik krusial di jalur Trans Jawa yang sering mengalami kepadatan kendaraan.
Mekanisme Darurat SPKLU Mobile untuk Pemudik
Mekanisme pelaporan dirancang sangat praktis agar pemudik tidak panik saat daya baterai menipis di tengah perjalanan. Pengguna cukup menghubungi layanan Hotline 110 untuk melaporkan kondisi darurat yang mereka alami secara langsung. Operator pusat kemudian akan meminta identitas pelapor serta nomor WhatsApp aktif untuk koordinasi lebih lanjut. Langkah ini memastikan komunikasi antara petugas lapangan dan pemudik berjalan secara real-time.
Setelah data awal diterima, operator layanan MBAK DEWI akan segera menghubungi pemudik melalui pesan singkat WhatsApp. Petugas biasanya meminta data tambahan berupa foto kendaraan dan titik lokasi terkini melalui fitur share location. Ketepatan koordinat sangat penting agar armada SPKLU Mobile bisa mencapai lokasi dengan cepat tanpa hambatan. Tim teknis yang bersiaga di Pos Terpadu Alun-Alun Sragen akan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Saat tiba di lokasi, petugas akan melakukan pengisian daya baterai kendaraan listrik secara darurat hingga mencapai kapasitas sekitar 10 persen. Kapasitas ini dianggap cukup untuk membuat mobil kembali menyala dan menempuh jarak pendek. Petugas tidak hanya mengisi daya, tetapi juga memberikan edukasi singkat mengenai manajemen baterai selama perjalanan jauh. Pelayanan ini bersifat respons cepat untuk menghindari penumpukan kendaraan di bahu jalan tol maupun arteri.
Pengawalan Menuju SPKLU Terdekat
Setelah daya mencukupi, petugas Satlantas Polres Sragen tidak langsung meninggalkan pemudik begitu saja di lokasi. Polisi akan memberikan pengawalan khusus hingga kendaraan listrik tersebut sampai di SPKLU permanen terdekat untuk pengisian daya penuh. Langkah pengawalan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pemudik dari potensi kendala lain selama perjalanan menuju stasiun pengisian. Keamanan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam skema pelayanan ini.
Inovasi Layanan Mbak Dewi Polres Sragen diharapkan mampu menghilangkan kecemasan atau range anxiety bagi para pengguna mobil listrik. AKP Kukuh berharap masyarakat semakin percaya diri menggunakan kendaraan ramah lingkungan untuk perjalanan antarkota. Pihak kepolisian menyadari bahwa tren penggunaan mobil listrik di Indonesia terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya. Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur pendukung di lapangan harus terus ditingkatkan secara kreatif.
Rangkaian Inovasi Pelayanan Mudik 2026
Selain fokus pada kendaraan listrik, Satlantas Polres Sragen juga menghadirkan tujuh inovasi pelayanan publik lainnya. Salah satu yang menarik perhatian adalah penyediaan Wahana Ceria Anak Gratis yang berlokasi di Pos Terpadu. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi keluarga yang membawa anak kecil agar tidak merasa jenuh selama beristirahat. Polisi ingin menciptakan kesan bahwa pos pengamanan adalah tempat yang ramah bagi seluruh anggota keluarga.
Bagi pengguna kendaraan konvensional, tersedia pula layanan BBM Mobile yang siap mengantar bahan bakar dalam kondisi darurat. Petugas juga menyiagakan tim “Si Medis”, yaitu unit respons cepat medis bermotor yang mampu menembus kemacetan. Selain itu, terdapat layanan “Si Bengkel” yang beroperasi selama 24 jam untuk menangani kerusakan mesin ringan. Semua fasilitas ini dapat diakses secara mudah oleh masyarakat yang melintas di wilayah hukum Polres Sragen.
Kelengkapan fasilitas penunjang lainnya mencakup Toilet Portable yang bersih dan unit “Si Rescue” untuk evakuasi kendaraan. Unit Si Rescue dilengkapi dengan armada derek dan towing modern untuk menangani kecelakaan atau mogok parah. Sinergi berbagai layanan ini menunjukkan kesiapan total aparat kepolisian dalam menyambut arus mudik dan balik Lebaran. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi fisik kendaraan sebelum memulai perjalanan panjang menuju kampung halaman.