Uptodai.com - Pelatih kepala baru Timnas Indonesia, John Herdman, langsung tancap gas setelah resmi diperkenalkan kepada publik. Ia tidak hanya fokus pada program jangka panjang, tetapi juga menunjukkan komitmen mendalam terhadap kompetisi lokal. Reaksi Jujur John Herdman Nonton Liga 1 menjadi sorotan, terutama setelah ia kedapatan menyaksikan salah satu derbi paling panas di Asia Tenggara.

Pelatih asal Inggris yang sukses memimpin Kanada dan Korea Selatan ini diperkenalkan secara resmi di Hotel Mulia, Jakarta, pada Selasa (13/1/2026) pagi WIB. Dalam agenda penting tersebut, Herdman didampingi oleh asisten pelatih kepercayaannya, Cesar Meylan, menandai dimulainya era baru kepelatihan Garuda.

Setelah sesi perkenalan, Herdman menyempatkan diri bertemu awak media. Di hadapan para pewarta, pria berusia 50 tahun itu blak-blakan mengakui bahwa dirinya sudah mulai memantau ketat dinamika kompetisi domestik, yakni Super League atau yang dikenal sebagai Liga 1.

Reaksi Jujur John Herdman Nonton Liga 1: Derby Penuh Emosi

Salah satu pertandingan yang menarik perhatian Herdman adalah duel klasik antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Pertandingan yang dijuluki El Clasico Indonesia itu memang selalu menyajikan tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan.

Laga tersebut baru saja bergulir pada Minggu (11/1/2026) sore WIB, yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Maung Bandung atas Macan Kemayoran. Herdman mengaku terkesan dengan intensitas yang disuguhkan kedua tim dalam pertandingan tersebut.

“Tentu saja kita harus menghargai liga profesional di sini. Saya sempat menonton El Clasico di televisi beberapa malam lalu,” ungkap John Herdman, saat diwawancarai media. Ia menambahkan bahwa pertandingan tersebut sangat khas layaknya sebuah derbi besar.

“Pertandingan yang penuh emosi dan semangat seperti derbi pada umumnya. Ini menunjukkan betapa besarnya gairah sepak bola di negara ini,” tegasnya, memberikan apresiasi terhadap atmosfer dan kualitas laga yang ia saksikan.

Liga Domestik Adalah Fondasi Masa Depan Timnas

Lebih dari sekadar menonton, John Herdman menggarisbawahi bahwa kehadirannya memantau liga domestik merupakan bagian fundamental dari strateginya. Ia memandang kompetisi lokal sebagai pilar utama yang menopang masa depan Timnas Indonesia.

Menurut Herdman, memiliki komitmen yang kuat terhadap Super League sangat penting. Alasannya sederhana, kompetisi ini menjadi tempat para pemain lokal bertumbuh dan menunjukkan potensi terbaik mereka sebelum dipanggil memperkuat tim nasional.

“Saya pikir memiliki komitmen terhadap liga domestik itu sangat penting, karena itu adalah Fondasi Masa Depan Timnas Indonesia,” kata Herdman dengan nada serius. Ia menekankan bahwa pelatih timnas harus menjadi pengamat paling aktif di liga.

Ia menambahkan bahwa jika seorang pelatih tim nasional tidak menonton liga domestik, maka tidak ada harapan bagi para pemain lokal untuk mendapatkan kesempatan. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bagi para pemain Liga 1 bahwa mata pelatih baru Garuda selalu tertuju pada penampilan mereka.

Saat ini, kompetisi Super League 2025/2026 sedang memasuki masa jeda sebelum memasuki putaran kedua. Pertandingan terdekat yang akan kembali bergulir adalah duel antara Persis Solo melawan Borneo FC yang dijadwalkan pada Jumat (23/1/2026). Kesempatan ini akan dimanfaatkan Herdman untuk terus memantau calon-calon bintang lokal yang siap mengisi skuad Garuda di masa mendatang.