5 Makanan agar Kulit Glowing Saat Lebaran Menurut Dokter Kevin Mak
Uptodai.com - Makanan agar kulit glowing menjadi dambaan banyak orang, terutama menjelang momen silaturahmi penting di hari raya Lebaran. Selama menjalani ibadah puasa, kondisi kulit seringkali mengalami perubahan drastis akibat kurangnya asupan cairan dan nutrisi harian secara konsisten. Kulit yang biasanya lembap bisa berubah menjadi kusam, kering, bahkan memicu munculnya jerawat yang mengganggu kepercayaan diri.
Masalah kecantikan ini sebenarnya bisa Anda atasi dengan memperhatikan asupan nutrisi saat waktu sahur dan berbuka puasa tiba. Perawatan dari luar menggunakan produk kecantikan memang penting, namun fondasi utama kesehatan kulit tetap berasal dari apa yang kita konsumsi. Nutrisi yang tepat akan mempercepat proses regenerasi sel kulit secara alami dari dalam tubuh manusia.
Dokter Kevin Mak, seorang praktisi kesehatan fungsional, membagikan rahasia untuk mendapatkan wajah cerah berseri melalui unggahan edukasi terbarunya. Ia menekankan bahwa pemilihan jenis makanan tertentu sangat memengaruhi elastisitas dan kecerahan kulit selama bulan suci Ramadan. Berikut adalah daftar makanan yang direkomendasikan agar wajah tetap segar dan siap menyambut hari kemenangan dengan maksimal.
Keajaiban Alpukat untuk Kelembapan Alami
Buah alpukat menduduki posisi pertama sebagai sumber lemak sehat yang sangat krusial bagi kesehatan jaringan kulit manusia. Kandungan lemak tak jenuh tunggal di dalamnya berfungsi menjaga elastisitas kulit agar tetap kenyal meskipun tubuh sedang kekurangan cairan. Lemak sehat ini bekerja memperkuat lapisan pelindung kulit atau skin barrier dari ancaman kerusakan lingkungan.
Dokter Kevin menjelaskan bahwa alpukat kaya akan vitamin E dan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan kuat. Kombinasi nutrisi ini membantu melembapkan kulit dari lapisan terdalam sekaligus melindunginya dari serangan radikal bebas. Mengonsumsi alpukat secara rutin saat sahur dapat memberikan cadangan energi dan nutrisi kulit yang bertahan sepanjang hari.
Ikan Berlemak untuk Mengatasi Peradangan
Selama menjalankan puasa, sebagian orang sering mengeluhkan munculnya jerawat akibat pola makan yang kurang terkontrol saat berbuka. Konsumsi gorengan atau makanan manis yang berlebihan dapat memicu peradangan pada jaringan kulit wajah secara cepat. Di sinilah peran penting ikan berlemak seperti salmon, sarden, atau makarel sebagai solusi alami.
Ikan jenis ini mengandung asam lemak omega-3, vitamin D, dan protein berkualitas tinggi yang efektif mengurangi kemerahan. Kandungan tersebut bekerja menenangkan kulit yang sedang meradang atau sensitif karena perubahan hormon selama berpuasa. Dokter Kevin menyarankan jenis ikan ini sebagai menu utama berbuka agar proses pemulihan kulit berjalan lebih optimal.
Kekuatan Antioksidan dari Kelompok Beri
Buah-buahan dari kelompok beri seperti stroberi, rasberi, dan bluberi dikenal sebagai gudang penyimpanan antioksidan yang sangat melimpah. Antioksidan sangat penting untuk melawan radikal bebas yang meningkat saat tubuh sedang melakukan proses detoksifikasi alami. Buah beri membantu mencegah kerusakan sel yang bisa mengakibatkan penuaan dini pada wajah.
Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah beri juga merangsang produksi kolagen secara alami di dalam tubuh. Kolagen merupakan protein utama yang bertanggung jawab menjaga kekencangan dan kecerahan kulit agar tidak terlihat layu. Anda bisa mencampurkan buah beri ke dalam menu takjil atau menjadikannya camilan sehat setelah melaksanakan salat tarawih.
Manfaat Kacang Kenari bagi Struktur Kulit
Kacang kenari merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang paling direkomendasikan untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam. Kenari mengandung asam lemak esensial yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh manusia secara mandiri. Selain itu, kacang ini kaya akan zinc yang berperan penting dalam menyembuhkan luka dan melawan bakteri penyebab jerawat.
Zat besi dan vitamin E yang terkandung di dalamnya juga membantu meningkatkan sirkulasi darah ke area wajah. Aliran darah yang lancar memastikan oksigen dan nutrisi tersalurkan dengan baik ke seluruh sel kulit. Menambahkan segenggam kacang kenari dalam menu harian akan memberikan dampak signifikan pada tekstur kulit yang lebih halus.
Ubi Jalar sebagai Pelindung Matahari Alami
Ubi jalar mengandung beta-karoten yang tinggi, yang kemudian akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A atau retinol alami. Senyawa ini berfungsi sebagai tabir surya alami yang melindungi sel kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Kulit yang terlindungi dengan baik akan terhindar dari masalah pigmentasi atau flek hitam yang membandel.
Mengonsumsi ubi jalar juga memberikan efek tampilan wajah yang lebih hangat dan bercahaya secara alami atau sering disebut healthy glow. Teksturnya yang kaya serat juga sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan selama bulan puasa. Pencernaan yang sehat merupakan kunci utama agar racun dalam tubuh terbuang dan tidak memicu masalah pada kulit wajah.