Uptodai.com - Pernyataan terbaru dari mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah sindir nafkah yang belakangan ini ramai diperbincangkan publik setelah perceraian mereka. Kejadian ini mendadak viral setelah potongan video siaran langsungnya tersebar luas di berbagai platform media sosial. Ibu tiga anak tersebut tampak meluapkan emosinya dengan nada bicara yang cukup tinggi saat berinteraksi dengan penonton.

Dalam cuplikan video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @hiburanlayarsentuh pada Jumat, 5 Juni 2026, ia terlihat sedang melakukan siaran bersama Giorgio Antonio. Secara mengejutkan, ia melontarkan kalimat kasar yang diduga kuat ditujukan untuk menyindir pihak tertentu terkait urusan finansial pasca-cerai. Sontak saja, aksi tidak terduga ini langsung memicu perdebatan sengit di kalangan warganet.

Tolak Nominal Rp200 Juta dan Pilih Mandiri

Tidak hanya sekadar meluapkan kekesalan, ia juga menyinggung nominal Rp200 juta yang sebelumnya santer dikabarkan sebagai jatah bulanan dari mantan suaminya. Dirinya menegaskan bahwa nominal tersebut bukanlah hal besar karena ia mampu menghasilkan uang sendiri dalam waktu singkat. Bahkan, ia sesumbar bisa mendapatkan jumlah tersebut hanya dari beberapa kali melakukan sesi penjualan daring.

Keputusan untuk hidup mandiri tanpa bergantung pada sosok pria kini menjadi prinsip baru yang ingin ia tunjukkan kepada publik. Namun, niat baik untuk menginspirasi perempuan mandiri ini justru tercoreng akibat pemilihan kata sensitif yang dinilai kurang pantas. Banyak pihak menyayangkan sikap emosionalnya yang dinilai dapat memperkeruh hubungan baik pasca-perceraian yang baru saja selesai.

Dampak Perceraian dan Sorotan Publik

Sebagai informasi tambahan, keretakan rumah tangga pasangan selebritas ini memang selalu menarik perhatian publik sejak awal proses persidangan. Meskipun proses perceraian telah selesai, bayang-bayang masa lalu dan pembagian hak asuh anak serta nafkah masih terus menjadi konsumsi publik. Publik berharap kedua belah pihak bisa saling menahan diri demi menjaga psikologis anak-anak mereka yang masih kecil.

Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi lebih lanjut mengenai kepada siapa sindiran keras tersebut dialamatkan secara spesifik. Warganet pun terbelah menjadi dua kubu, ada yang mendukung kemandirian finansialnya dan ada pula yang mengkritik etika bicaranya saat siaran langsung. Fenomena ini kembali membuktikan betapa rentannya kehidupan pribadi figur publik untuk menjadi konsumsi umum di era digital.