Uptodai.com - Insiden tragis kecelakaan pesawat di Bandara LaGuardia mengejutkan publik setelah sebuah burung besi menabrak truk pemadam kebakaran saat proses pendaratan. Peristiwa memilukan ini terjadi pada Minggu malam di Queens, New York, Amerika Serikat, dan mengakibatkan duka mendalam bagi dunia penerbangan. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa dua orang pilot dinyatakan tewas seketika dalam kecelakaan maut tersebut.

Pesawat jenis Bombardier CRJ-900 yang dioperasikan oleh Jazz Aviation tersebut tengah menempuh rute dari Montreal menuju New York. Pesawat ini mengangkut total 72 penumpang dan empat kru saat insiden terjadi di landasan pacu. Selain korban jiwa, puluhan orang lainnya mengalami luka-luka dan harus segera dilarikan ke pusat medis terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Tim penyelamat segera bergerak cepat di sekitar lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban dari badan pesawat Air Canada Express. Hingga Senin (23/3/2026), petugas masih melakukan sterilisasi area guna memastikan tidak ada risiko ledakan susulan. Penutupan sementara bandara pun tak terelakkan demi kelancaran proses investigasi dan evakuasi puing-puing kendaraan yang terlibat.

Kronologi Tabrakan Pesawat Air Canada Express dengan Truk Damkar

Direktur Eksekutif Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey, Kathryn Garcia, memberikan rincian mengenai kondisi para korban. Beliau menyebutkan bahwa 32 dari 41 korban luka telah mendapatkan izin untuk pulang dari rumah sakit. Namun, sembilan orang lainnya masih harus menjalani perawatan serius karena mengalami cedera yang cukup parah.

Di antara korban luka tersebut, terdapat dua petugas pemadam kebakaran yang sedang bertugas saat tabrakan terjadi. Beruntung, luka yang mereka alami dilaporkan tidak mengancam nyawa meski memerlukan observasi medis lebih lanjut. Garcia menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah pemulihan fisik dan psikis bagi seluruh penumpang yang terdampak.

Berdasarkan laporan awal, truk pemadam kebakaran tersebut sebenarnya sedang merespons panggilan darurat dari pesawat United Airlines. Pesawat United Airlines itu melaporkan adanya bau mencurigakan yang muncul di dalam kabin penumpang. Petugas pemadam kebakaran berusaha mencapai lokasi secepat mungkin untuk mencegah potensi kebakaran yang lebih besar.

Kegagalan Koordinasi dan Masalah Keselamatan Penerbangan Amerika Serikat

Rekaman audio dari kontrol lalu lintas udara mengungkap detik-detik sebelum benturan keras itu terjadi. Kendaraan pemadam kebakaran awalnya telah mendapatkan izin untuk melintasi Landasan Pacu 4 melalui jalur taksi Delta. Namun, suasana berubah mencekam saat pengontrol lalu lintas udara tiba-tiba meneriakkan peringatan darurat agar kendaraan segera berhenti.

Sayangnya, peringatan tersebut datang terlambat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari oleh kedua belah pihak. Data dari Flightradar24 menunjukkan bahwa pesawat menabrak truk pemadam dengan kecepatan sekitar 39 kilometer per jam. Meskipun kecepatannya terlihat rendah, massa yang besar dari kedua kendaraan mengakibatkan kerusakan struktural yang sangat fatal.

Foto-foto yang beredar setelah kecelakaan memperlihatkan kerusakan parah pada bagian hidung pesawat yang terangkat ke atas. Pihak Air Canada menyatakan telah mengetahui insiden ini dan sedang menunggu hasil penyelidikan menyeluruh dari pihak Jazz Aviation. Perusahaan berkomitmen untuk kooperatif dalam memberikan data yang dibutuhkan oleh tim investigator.

Dampak Penutupan Bandara dan Investigasi NTSB

National Transportation Safety Board (NTSB) kini telah menerjunkan tim ahli untuk mengusut tuntas penyebab utama kecelakaan ini. Federal Aviation Administration (FAA) memprediksi bahwa operasional bandara akan terganggu hingga Senin siang waktu setempat. Hal ini menyebabkan penumpukan penumpang dan jadwal penerbangan yang berantakan di wilayah New York.

Sistem darurat Kota New York juga telah mengeluarkan peringatan mengenai potensi kemacetan parah di akses menuju bandara. FlightAware mencatat setidaknya 537 penerbangan terpaksa dibatalkan akibat penutupan bandara yang melayani 30 juta penumpang per tahun ini. Gangguan ini diprediksi akan berdampak domino pada jadwal penerbangan di berbagai bandara utama Amerika Serikat lainnya.

Insiden ini kembali memicu kekhawatiran serius mengenai standar keselamatan penerbangan Amerika Serikat yang belakangan menjadi sorotan. FAA mencatat adanya puluhan pelanggaran landasan pacu yang terjadi sepanjang awal tahun ini di berbagai wilayah. Kasus di LaGuardia ini menjadi pengingat keras bagi otoritas penerbangan untuk memperketat protokol komunikasi antara kru darat dan menara kontrol.