Uptodai.com - Masjid Negara IKN Malam Ramadan menyuguhkan pemandangan yang luar biasa indah dengan cahaya lampu yang berpendar di tengah kawasan pusat pemerintahan baru. Bangunan ikonik ini kini menjadi magnet utama bagi warga sekitar untuk menjalankan ibadah di bulan suci dengan suasana yang khidmat dan syahdu.

Kehadiran masjid ini tidak hanya sekadar menjadi fasilitas ibadah bagi para pekerja konstruksi dan pejabat di lapangan. Masyarakat lokal mulai merasakan langsung kemegahan arsitektur yang memadukan unsur modernitas dengan nilai-nilai spiritual yang mendalam.

Antusiasme Warga Beribadah di Masjid Negara IKN

Momen Ramadan tahun ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi warga di sekitar kawasan Penajam Paser Utara. Masjid terbesar di IKN ini secara rutin mengadakan agenda tahunan Ramadan, termasuk pelaksanaan Salat Tarawih berjamaah yang terbuka untuk umum.

Salah satu jamaah yang hadir, Shakira, mengungkapkan rasa kagumnya saat pertama kali menginjakkan kaki di rumah ibadah tersebut. Warga Sepaku ini mengaku merasakan kenyamanan yang luar biasa saat melaksanakan ibadah di tengah kemegahan struktur bangunan.

Ia mengaku tidak menyangka bahwa pembangunan masjid negara ini bisa selesai dengan hasil yang sangat memukau. “Saya sangat antusias beribadah di Masjid Negara. Saya tidak menyangka masjid negara semegah ini,” ujar Shakira dengan nada bangga.

Pesan Toleransi dari Menteri Agama Nasaruddin Umar

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, turut menyempatkan diri untuk merasakan langsung atmosfer beribadah di Masjid Negara IKN Malam Ramadan. Kehadiran beliau sekaligus memantau perkembangan fasilitas keagamaan yang menjadi bagian penting dari ekosistem Ibu Kota Nusantara.

Dalam kunjungannya, Menag menegaskan bahwa masjid ini harus berfungsi lebih dari sekadar tempat salat. Beliau berharap Masjid Negara menjadi motor penggerak untuk memberdayakan umat dan menjadi simbol kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Nasaruddin menekankan bahwa masjid ini akan menjadi mercusuar toleransi yang memancarkan pesan perdamaian ke seluruh dunia. Sebagai rumah besar untuk kemanusiaan, bangunan ini berdiri berdampingan dengan rumah ibadah lain dalam satu kawasan yang terintegrasi.

IKN Sebagai Pusat Peradaban Islam Masa Depan

Visi besar pemerintah adalah menjadikan IKN sebagai pusat peradaban baru bagi dunia Islam di masa yang akan datang. Konsep toleransi beragama akan dipraktikkan secara nyata melalui tata kota yang inklusif dan harmonis bagi semua golongan.

“Kita akan mempertontonkan bagaimana konsep toleransi beragama dengan pertetanggaan kita dengan rumah-rumah ibadah yang lain dalam satu kawasan yang sama,” tutur Nasaruddin saat memberikan arahan di lokasi.

Selain melaksanakan Salat Tarawih, Menag juga berkesempatan menunaikan Salat Subuh berjamaah di lokasi yang sama. Beliau mengaku takjub melihat perkembangan pembangunan IKN yang sangat masif dan cepat dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

Dengan segala fasilitas yang terus disempurnakan, Menag optimis bahwa IKN akan bertransformasi menjadi kota yang dicintai atau mahbuub. Keindahan Masjid Negara IKN Malam Ramadan menjadi bukti awal bahwa kota ini dirancang dengan hati dan visi jangka panjang.