Soetta Tembus 22 Besar Peringkat Bandara Terbaik Dunia 2026
Uptodai.com - Peringkat Bandara Terbaik Dunia 2026 baru saja dirilis secara resmi dalam ajang bergengsi World Airport Awards yang berlangsung di London, Inggris. Kabar membanggakan datang dari tanah air, di mana dua gerbang utama udara Indonesia mencatatkan kenaikan posisi yang cukup signifikan. Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kini berhasil menduduki peringkat ke-22 dunia, melonjak dari posisi 25 pada tahun sebelumnya.
Pencapaian serupa juga terlihat pada performa Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, yang merangkak naik ke posisi 67 dunia dari peringkat 72. Tren positif ini membuktikan bahwa kualitas infrastruktur penerbangan Indonesia semakin diakui oleh masyarakat internasional. Kenaikan peringkat ini menjadi sinyal kuat bahwa standar pelayanan di bandara-bandara besar Indonesia terus mengalami peningkatan kualitas yang berkelanjutan.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah manis dari program transformasi yang terukur. Pihaknya telah menjalankan berbagai pembenahan sejak tahun 2024 demi menyelaraskan layanan domestik dengan standar global. Strategi ini fokus pada pengalaman penumpang yang lebih nyaman, aman, dan efisien selama berada di area bandara.
Transformasi Infrastruktur dan Layanan Berstandar Global
Pahlevi menegaskan bahwa pencapaian dua bandara tersibuk di Indonesia ini tidak lepas dari komitmen untuk melayani sepenuh hati. Transformasi yang dilakukan mencakup peningkatan infrastruktur fisik serta penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menghadirkan pengalaman perjalanan kelas dunia bagi setiap penumpang.
Data menunjukkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan konsistensi yang sangat baik. Pada tahun 2024, bandara ini berada di posisi 28, kemudian naik ke peringkat 25 pada 2025, hingga akhirnya mencapai posisi 22 tahun ini. Sementara itu, Bandara Ngurah Rai juga terus mendaki dari posisi 74 di tahun 2024 menuju peringkat 67 pada periode sekarang.
Wakil Direktur Utama InJourney Airports, Achmad Syahir, menambahkan bahwa perbaikan layanan ini sudah berjalan di jalur yang tepat. Transformasi yang diterapkan berhasil memperkuat budaya customer-centric di seluruh lini operasional. Hal ini membuat layanan bandara menjadi lebih proaktif dalam memenuhi kebutuhan penumpang serta mampu memprediksi potensi kendala lebih dini.
Wajah Baru Terminal dan Fasilitas Modern
Di Bandara Soekarno-Hatta, hasil nyata dari transformasi ini terlihat jelas melalui program beautifikasi di Terminal 3 yang kini tampil lebih menawan. Presiden Prabowo Subianto juga telah meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F untuk meningkatkan kenyamanan jemaah. Selain itu, pengoperasian kembali Terminal 1C dengan konsep modern yang dipadukan sentuhan tradisional memberikan nuansa segar bagi para pelancong.
Peningkatan fasilitas yang tidak kalah menarik juga terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Pengelola melakukan optimalisasi fasilitas umum, perluasan akses jalan, hingga penambahan taman air yang menyejukkan mata. Salah satu ikon baru yang menjadi perhatian adalah gedung jembatan penyeberangan orang (JPO) yang didesain dengan arsitektur estetis dan megah.
Gedung JPO tersebut menghubungkan area terminal dengan lokasi parkir kendaraan secara terintegrasi. Di dalam area tersebut, pengelola juga menyediakan titik penjemputan yang didesain sangat nyaman bagi penumpang. Fasilitas ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di area keberangkatan dan kedatangan sekaligus memberikan kesan mewah bagi wisatawan.
Prestasi Gemilang di Tingkat Asia
Selain masuk dalam jajaran elit dunia, Bandara Soekarno-Hatta juga menyabet berbagai penghargaan bergengsi lainnya. Di tingkat regional, bandara ini berhasil naik ke peringkat 8 terbaik di Asia dari posisi sebelumnya di urutan 9. Capaian ini memperkokoh posisi Soetta sebagai salah satu hub penerbangan paling kompetitif di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.
Dalam kategori khusus “Best Airport 2026: 60 to 70 Million Passengers”, Bandara Soekarno-Hatta kini bercokol di peringkat ke-2 dunia. Posisi ini meningkat dari tahun lalu yang berada di peringkat ke-3 untuk kategori jumlah penumpang yang sama. Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan manajemen dalam mengelola arus penumpang yang sangat padat dengan tetap menjaga kualitas layanan.
Bandara Soekarno-Hatta juga sukses menembus daftar Top 10 untuk berbagai kategori layanan spesifik lainnya. Prestasi ini diharapkan dapat memacu semangat seluruh elemen industri penerbangan untuk terus berinovasi. Dengan dukungan teknologi dan pelayanan yang ramah, Indonesia optimis mampu menempatkan bandaranya di jajaran 20 besar dunia pada masa mendatang.