Uptodai.com - Pihak Istana mengonfirmasi bahwa Perry Warjiyo belum sempat bertemu Prabowo Subianto secara langsung saat proses pengunduran dirinya dari jabatan Gubernur Bank Indonesia. Pengumuman penting ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam keterangan pers resmi di gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, pada Senin pagi. Pernyataan tersebut sekaligus memberikan kejelasan publik mengenai dinamika komunikasi antara pimpinan otoritas moneter dengan Kepala Negara.

Meskipun belum ada pertemuan tatap muka secara formal, proses administrasi terkait dinamika kepemimpinan ini dipastikan tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh menjaga sinergi antarlembaga demi menjamin kestabilan pasar keuangan nasional. Langkah-langkah strategis telah disiapkan agar pengunduran diri ini tidak memicu gejolak spekulasi pada sektor riil maupun perbankan.

Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Kepercayaan Pasar

Keputusan pengunduran diri pejabat moneter tertinggi negara tentu menjadi sorotan tajam bagi para pelaku ekonomi domestik maupun global. Bank Indonesia bersama pemerintah berjanji akan terus menyelaraskan kebijakan fiscal dan moneter secara disiplin selama masa transisi. Kejelasan arah kebijakan ekonomi nasional tetap menjadi prioritas utama untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.