Uptodai.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA secara resmi memulai proyek pembangunan hunian layak di Senen, Jakarta Pusat. Langkah strategis ini bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal yang lebih aman bagi warga yang selama ini bermukim di bantaran rel kereta api.

Proyek hunian sementara (huntara) ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan. Selain memberikan rasa aman, hunian ini dirancang agar tetap terintegrasi dengan pusat aktivitas ekonomi dan transportasi publik di kawasan Jakarta Pusat.

Dalam pelaksanaannya, WIKA mendapatkan tanggung jawab untuk membangun sebanyak 113 unit hunian modular. Total keseluruhan unit yang akan tersedia di kawasan tersebut mencapai 324 unit untuk menampung warga terdampak relokasi agar mendapatkan fasilitas yang lebih manusiawi.

Detail Fasilitas dan Spesifikasi Proyek Huntara Senen

Setiap unit hunian memiliki luas bangunan sekitar 4,5 x 4,5 meter yang dirancang secara fungsional untuk kebutuhan keluarga. WIKA memastikan setiap unit dilengkapi dengan fasilitas dasar yang mumpuni, mulai dari akses air bersih PDAM hingga jaringan listrik yang stabil.

Pihak pengembang juga membangun berbagai infrastruktur pendukung untuk menunjang kenyamanan para penghuni nantinya. Fasilitas umum seperti ruang terbuka hijau, drainase yang tertata, serta akses jalan yang memadai menjadi prioritas dalam pembangunan ini.

Tak hanya itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan musola, taman bermain anak, dan dapur umum yang higienis. Kelengkapan fasilitas ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sosial yang sehat bagi warga yang direlokasi dari area berisiko tinggi.

Target Penyelesaian dan Kolaborasi Lintas BUMN

Proyek pembangunan hunian layak di Senen ini telah dimulai sejak 3 April 2026 yang lalu. WIKA menargetkan seluruh proses konstruksi dapat rampung sepenuhnya pada 15 Juni 2026 mendatang dengan menggunakan skema kontrak design and build.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap solusi hunian di Jakarta. Ia menyebutkan bahwa pengerjaan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai mitra kerja dan instansi lintas BUMN.

Agung optimis bahwa percepatan pembangunan tetap akan mengedepankan aspek kualitas bangunan yang tinggi meskipun durasi pengerjaan tergolong singkat. Saat ini, tim di lapangan tengah fokus pada tahap awal yang meliputi pembersihan lahan (land clearing) dan pekerjaan tanah secara intensif.

Dampak Positif bagi Masyarakat dan Ekonomi Lokal

Kehadiran hunian ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam waktu singkat. Dengan lokasi yang strategis di pusat kota, warga tetap bisa menjalankan rutinitas ekonomi mereka tanpa harus berpindah terlalu jauh dari lokasi asal.

WIKA juga melakukan mobilisasi material dan peralatan secara masif guna mengejar target jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Melalui proyek ini, perusahaan pelat merah tersebut memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam transformasi kawasan padat penduduk.

Integrasi dengan sistem transportasi publik menjadi nilai tambah utama dari proyek hunian sementara ini. Dengan demikian, mobilitas warga menuju tempat kerja atau pusat bisnis lainnya di Jakarta tetap terjaga dengan baik tanpa menambah beban biaya transportasi yang besar.