Uptodai.com - Situasi terkini menunjukkan adanya kepadatan lalu lintas Cawang, Jakarta Timur, yang masih memprihatinkan hingga siang hari ini. Titik krusial di interchange Cawang menjadi simpul kemacetan akibat volume kendaraan yang masif. Kepadatan ini merupakan hasil pertemuan arus deras dari dua jalur utama, yakni Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan Tol Jagorawi.

PT Jasa Marga Tbk (Persero) melalui laporan resminya mengonfirmasi kondisi tersebut. Pengendara diimbau untuk bersabar dan mencari jalur alternatif jika memungkinkan. Peningkatan signifikan volume kendaraan menjadi pemicu utama penumpukan di area vital tersebut.

Interchange Cawang ‘Dikepung’ Kendaraan

Interchange Cawang dikenal sebagai titik pertemuan sangat penting karena menjadi titik temu dari setidaknya empat ruas tol utama yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga di sekitarnya. Oleh sebab itu, ketika terjadi lonjakan volume, area ini langsung lumpuh.

Kepadatan parah dilaporkan terjadi pada ruas Tol Japek yang mengarah ke Jakarta. Penumpukan kendaraan sudah terlihat sejak kawasan Jatiwaringin hingga memasuki Cawang. Jasa Marga mencatat, kepadatan ini terjadi mulai dari KM 05 Jatiwaringin hingga KM 00 Cawang.

Selain itu, arus kendaraan dari Tol Jagorawi juga turut memperparah situasi. Kendaraan yang datang dari arah Kalicipinang menuju Cawang mengalami perlambatan signifikan. Sementara itu, lalu lintas yang bergerak dari Cawang menuju Bogor dilaporkan terpantau lancar.

Dampak Kemacetan Meluas ke Tol Dalam Kota

Efek domino dari kepadatan lalu lintas Cawang ini langsung menjalar ke ruas Tol Dalam Kota (Dalkot) Jakarta. Beberapa titik di Tol Dalkot mengalami penumpukan kendaraan yang cukup panjang dan menyita waktu.

Kepadatan terpantau mulai dari Cawang KM 00 hingga KM 02 yang mengarah ke Tebet. Setelahnya, kemacetan juga berlanjut dari Tebet KM 03 hingga Pancoran KM 04. Volume kendaraan yang tinggi menyebabkan laju kendaraan terhenti di beberapa seksi jalan tersebut.

Tak hanya di Timur dan Selatan Jakarta, kemacetan juga terjadi di sisi Barat. Simpang Susun Pluit KM 19 hingga KM 20 yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta juga mengalami kepadatan. Penumpukan juga dilaporkan terjadi di ruas Tomang KM 14 hingga keluar Slipi/Palmerah di KM 12+600.

Peringatan Genangan Air di Akses Jelambar

Kondisi lalu lintas yang sudah padat semakin diperburuk dengan adanya penanganan insiden di beberapa titik. Jasa Marga secara khusus meminta para pengendara untuk ekstra hati-hati saat melintasi akses masuk Gerbang Tol (GT) Jelambar 2 yang mengarah ke Cawang.

Penanganan genangan air sedang dilakukan di lokasi tersebut. Genangan yang diperkirakan setinggi 5 cm ini terjadi pada lajur 1-2 atau lajur kiri dan kanan. Keberadaan genangan ini otomatis memaksa pengendara mengurangi kecepatan, yang kemudian menambah antrean panjang di belakangnya.

Mengingat kompleksitas masalah di Cawang yang menjadi titik temu vital, para pengguna jalan diimbau untuk memantau informasi lalu lintas secara berkala. Perencanaan rute yang matang sangat diperlukan agar terhindar dari waktu tempuh yang terlalu lama.