Uptodai.com - Harga BBM seluruh SPBU turun menyambut momentum awal Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penyesuaian harga ini sebenarnya telah mulai berlaku sejak awal Februari dan masih bertahan stabil hingga hari pertama puasa. Masyarakat kini dapat menikmati tarif bahan bakar yang lebih terjangkau untuk mendukung mobilitas selama bulan suci.

Seluruh badan usaha penyedia bahan bakar, mulai dari PT Pertamina (Persero) hingga perusahaan swasta, kompak melakukan koreksi harga. Langkah ini mencakup penurunan pada hampir seluruh jenis produk non-subsidi di berbagai wilayah Indonesia. Kebijakan tersebut memberikan dampak positif bagi para pemilik kendaraan pribadi yang merencanakan perjalanan mudik lebih awal.

Rincian Penurunan Harga BBM Pertamina di Jakarta

PT Pertamina (Persero) secara resmi memangkas harga sejumlah produk unggulannya di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Produk Pertamax yang sebelumnya dibanderol Rp 12.350 per liter, kini turun menjadi Rp 11.800 per liter. Penurunan ini menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh para pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain Pertamax, varian bahan bakar berkualitas tinggi lainnya juga mengalami penyesuaian harga yang cukup signifikan. Pertamax Turbo kini dijual seharga Rp 12.700 per liter dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 13.400 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 mengalami penurunan harga menjadi Rp 12.450 per liter bagi konsumen setianya.

Sektor mesin diesel pun tidak luput dari tren penurunan harga pada periode Februari 2026 ini. Dexlite kini dipasarkan dengan harga Rp 13.250 per liter, turun dari angka sebelumnya yakni Rp 13.500 per liter. Pertamina DEX juga mengalami koreksi menjadi Rp 13.500 per liter dari harga awal Rp 13.600 per liter.

Stabilitas Harga BBM Subsidi dan Persaingan SPBU Swasta

Meskipun produk non-subsidi mengalami penurunan, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi agar tetap stabil. Pertalite (RON 90) masih dibanderol dengan harga tetap Rp 10.000 per liter di seluruh wilayah Indonesia. Begitu pula dengan Solar subsidi yang harganya tidak berubah, yakni tetap Rp 6.800 per liter.

Di sisi lain, SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo juga menunjukkan langkah kompetitif dalam menetapkan tarif baru. Shell Super dan BP 92 kini memiliki harga yang identik di angka Rp 12.050 per liter. Persaingan ketat ini memberikan banyak pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan bakar dengan kualitas terbaik dan harga bersahabat.

Varian bahan bakar diesel dari pihak swasta juga mengikuti pola penurunan yang serupa dengan operator pelat merah. BP Ultimate Diesel kini dijual seharga Rp 13.600 per liter, turun dari harga sebelumnya Rp 13.860 per liter. Shell V-Power Diesel pun menetapkan harga yang sama untuk bersaing di pasar bahan bakar mesin diesel modern.

Daftar Lengkap Harga BBM Terbaru per 19 Februari 2026

Berikut adalah rincian harga bahan bakar di wilayah DKI Jakarta yang berlaku efektif hingga 1 Ramadan 2026:

SPBU Pertamina:
– Pertalite: Rp 10.000 per liter
– Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter
– Pertamax: Rp 11.800 per liter
– Pertamax Green 95: Rp 12.450 per liter
– Pertamax Turbo: Rp 12.700 per liter
– Dexlite: Rp 13.250 per liter
– Pertamina DEX: Rp 13.500 per liter

SPBU BP-AKR:
– BP 92: Rp 12.050 per liter
– BP Ultimate: Rp 12.500 per liter
– BP Ultimate Diesel: Rp 13.600 per liter

SPBU Shell Indonesia:
– Shell Super: Rp 12.050 per liter
– Shell V-Power: Rp 12.500 per liter
– Shell V-Power Diesel: Rp 13.600 per liter
– Shell V-Power Nitro+: Rp 12.720 per liter

SPBU Vivo Energy:
– Revvo 92: Rp 12.050 per liter
– Revvo 95: Rp 12.500 per liter

Penyesuaian harga ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di awal bulan Ramadan. Fluktuasi harga minyak mentah dunia menjadi faktor utama di balik kebijakan penurunan harga yang dilakukan oleh para penyedia BBM. Pastikan Anda memantau informasi terkini untuk mendapatkan update harga bahan bakar di wilayah masing-masing.