Harga Kembaran Avanza di Malaysia Ternyata Lebih Mahal dari RI
Uptodai.com - Harga kembaran Avanza di Malaysia kini menjadi sorotan bagi para pecinta otomotif yang sering membandingkan spesifikasi kendaraan antarnegara di Asia Tenggara. Meskipun memiliki basis platform yang serupa, terdapat perbedaan signifikan baik dari segi penamaan, fitur, hingga banderol yang ditawarkan untuk konsumen di Negeri Jiran.
Di pasar Malaysia, masyarakat tidak mengenal nama Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia seperti di Indonesia. Kendaraan multifungsi (MPV) yang menjadi kembaran identik kedua mobil tersebut dipasarkan dengan nama Perodua Alza. Perodua sendiri merupakan pabrikan lokal Malaysia yang memiliki kerja sama erat dengan Toyota dan Daihatsu.
Perbedaan Spesifikasi Mesin Perodua Alza
Salah satu perbedaan mendasar terletak pada pilihan jantung mekanis yang tersedia bagi konsumen. Jika di Indonesia Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia menawarkan dua opsi mesin yakni 1.3L dan 1.5L, Perodua Alza hanya hadir dengan satu pilihan mesin saja. Mobil ini secara eksklusif mengusung mesin berkapasitas 1.500 cc untuk semua variannya.
Dapur pacu berkode 2NR-VE dengan kapasitas 1.496 cc tersebut mampu memproduksi tenaga sebesar 78 kW pada 6.000 rpm. Selain itu, mesin ini menghasilkan torsi puncak mencapai 138 Nm pada 4.200 rpm. Performa ini sebenarnya setara dengan varian 1.5L yang beredar di jalanan tanah air, namun dengan standar emisi yang mungkin berbeda.
Perbandingan Harga dengan Pasar Indonesia
Beralih ke sektor harga, harga kembaran Avanza di Malaysia ini rupanya dipatok lebih tinggi jika dibandingkan dengan versi Indonesia. Berdasarkan nilai tukar ringgit yang berada di angka Rp 4.309, Perodua Alza dijual mulai dari Rp 269 juta. Untuk varian tertingginya, konsumen di Malaysia harus merogoh kocek hingga Rp 325 juta.
Angka ini tentu jauh di atas harga termurah Daihatsu Xenia di Indonesia yang masih bisa dipinang dengan harga Rp 220 jutaan. Sementara itu, Toyota Avanza varian terendah di pasar domestik dibanderol mulai dari Rp 240 jutaan. Perlu dicatat bahwa harga murah di Indonesia tersebut berlaku untuk model dengan mesin 1.3L yang tidak tersedia di Malaysia.
Jika kita membandingkan secara apel-ke-apel pada varian mesin 1.5L, selisihnya tetap terlihat cukup jelas. Avanza 1.5L di Indonesia memiliki rentang harga antara Rp 266,8 juta hingga Rp 281,6 juta. Sedangkan Xenia 1.5L dipasarkan pada kisaran harga Rp 260,05 juta sampai dengan Rp 286,05 juta untuk tipe tertinggi.
Fitur Keselamatan yang Lebih Unggul
Meskipun banderolnya lebih mahal, Perodua Alza menawarkan nilai lebih melalui kelengkapan fitur keselamatannya. Seluruh varian Alza di Malaysia sudah dilengkapi dengan enam buah airbag sebagai standar keamanan minimum. Hal ini tentu menjadi keunggulan telak dibandingkan versi Indonesia yang mayoritas hanya menyematkan dua airbag.
Selain jumlah kantong udara yang lebih banyak, varian tertinggi Alza juga sudah dilengkapi dengan Digital Video Recorder (DVR) bawaan pabrik. Fitur ini berfungsi sebagai kamera pengawas perjalanan yang sangat berguna untuk keperluan klaim asuransi maupun bukti hukum. Selebihnya, fitur keamanan aktif lainnya cenderung serupa dengan teknologi yang ada pada Avanza-Xenia.
Faktor nilai tukar mata uang memang memegang peranan penting dalam menentukan mahal atau murahnya harga kendaraan ini. Apabila posisi rupiah menguat terhadap ringgit, ada kemungkinan harga Perodua Alza akan terasa lebih kompetitif. Namun untuk saat ini, konsumen di Malaysia memang harus membayar lebih mahal demi mendapatkan fitur keselamatan yang lebih komplit.