Uptodai.com - Kekuatan industri otomotif China di panggung global terus menunjukkan peningkatan yang drastis. Salah satu raksasa yang paling menonjol adalah Chery Group. Berdasarkan data terbaru, tercatat bahwa ekspor mobil Chery setiap 23 detik terjadi, sebuah laju yang menggambarkan betapa masifnya distribusi produk mereka ke berbagai penjuru dunia.

Angka ini bukan sekadar statistik biasa, melainkan cerminan dari dominasi yang telah dibangun Chery selama lebih dari dua dekade. Dengan volume penjualan dan pengiriman yang terus memecahkan rekor, Chery kini mengukuhkan posisinya sebagai eksportir mobil penumpang asal China terbanyak selama 23 tahun berturut-turut.

Angka Gila di Balik Dominasi Global Chery

Sepanjang tahun 2025, Chery Group berhasil membukukan total penjualan fantastis sebanyak 2.806.393 unit mobil. Dari jumlah tersebut, volume ekspor yang dicapai mencapai 1.344.020 unit, menunjukkan bahwa hampir separuh dari produksi mereka langsung dikirim ke pasar internasional.

Capaian ini merepresentasikan peningkatan signifikan sebesar 17,4 persen dibandingkan kinerja tahun sebelumnya. Peningkatan tajam ini menjadi kunci mengapa perusahaan tersebut mampu mempertahankan gelar produsen dengan catatan ekspor tertinggi di China.

Jika angka ekspor tahunan tersebut disederhanakan, hasilnya memang mengejutkan: setidaknya ada satu unit mobil Chery yang meninggalkan pelabuhan menuju pasar global setiap 23 detik. Secara kumulatif, Chery Group telah mengekspor total 5,85 juta unit mobil, dengan catatan ekspor bulanan yang kini secara konsisten melebihi 140 ribu unit.

Pilar-Pilar Penopang Kekuatan Ekspor Mobil Chery Setiap 23 Detik

Keberhasilan ekspor ini ditopang oleh kinerja solid dari merek inti Chery serta anak-anak perusahaannya. Khusus untuk merek Chery sendiri, total penjualan tahunan mencapai 1.700.940 unit, didorong oleh model-model yang telah teruji dan populer.

Salah satu bintang utama adalah Tiggo 8, yang sukses menjadi model terlaris selama sembilan tahun berturut-turut. Konsistensi ini sekaligus menempatkan Tiggo 8 sebagai SUV bensin terlaris di pasar domestik China, sebuah bukti penerimaan pasar yang luar biasa.

Selain Tiggo 8, model sedan Arrizo 8 juga menunjukkan performa yang mengesankan. Mobil ini berhasil mencatatkan penjualan bulanan di atas 10 ribu unit selama 16 bulan berturut-turut. Total penjualan kumulatif Arrizo 8 bahkan sudah melampaui 450 ribu unit hanya dalam 38 bulan sejak peluncuran perdananya.

Merek Premium dan Aliansi Strategis

Portofolio Chery Group diperkuat oleh beberapa merek lain yang menyasar segmen pasar berbeda. Merek premium mereka, Exeed, tercatat menjual 120.639 unit mobil. Seri unggulan Exeed, Yaoguang C-DM, berhasil menembus pasar Eropa yang sangat kompetitif.

Di pasar Eropa, Exeed berhasil menempati peringkat tiga besar dalam penjualan di segmennya, terutama di negara-negara seperti Spanyol dan Italia. Hal ini menunjukkan bahwa Chery tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga mampu bersaing di segmen harga dan kualitas yang lebih tinggi.

Sementara itu, merek Jetour, yang dikenal dengan lini SUV-nya yang tangguh, mencatatkan penjualan 622.590 unit. Model andalan mereka, Jetour X70, telah mencapai angka penjualan kumulatif melebihi satu juta unit dalam kurun waktu tujuh tahun, membuktikan daya tariknya di segmen mobil keluarga.

Di segmen kendaraan energi baru, merek iCaur—yang di beberapa pasar global dikenal sebagai Jaecoo—berhasil menjual 96.989 unit mobil. Merek ini menjadi ujung tombak Chery dalam menghadapi transisi menuju elektrifikasi global.

Terakhir, ada Luxeed, merek yang dikembangkan melalui kolaborasi strategis dengan raksasa teknologi, Huawei. Luxeed berhasil menjual 90.493 unit mobil, didorong oleh peluncuran dua model terbarunya, Luxeed R7 dan S7. Berkat dukungan teknologi canggih dari Huawei, merek ini mencatatkan pengiriman lebih dari 10.000 unit selama tiga bulan berturut-turut, menandakan penerimaan pasar yang sangat positif terhadap integrasi teknologi AI dan konektivitas digital dalam mobil.